Selasa, 05 Februari 2013

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ADAPTIF DI SLB

Ada sebuah buku yang berjudul pendidikan agama Islam adaptif di SLB. Buku ini sangat bagus dibaca oleh para guru agama yang mengajar anak-anak berkebutuhan khusus di SLB maupun sekolah reguler yang menyelenggarakan pendidikan inklusi.
Mendidik dan mengejar ABK tidak mudah. Ia membutuhkan metodologi khusus, oleh sebab itu bagaimana cara mengajarkan agama dan menyelenggarakan pembelajaran yang lebih efektif dan adaptif. Silahkan baca dan beli buku tersebut. Dicetak oleh penerbit Pustikom UIN Jakarta. Keterangan lebih lanjut hubungi penerbit di HP 0813 8096 7755,

Inilah sinopsisnya.



SINOPSIS

 
     Kesimpulan besar penelitian ini menunjukan bahwa semakin adaptif   pembelajaran pendidikan agama Islam untuk anak berkebutuhan khusus (penyandang disabilitas), maka semakin baik prestasi belajarnya dan  meningkatkan  kemandirian siswa.
    Penelitian ini memperkuat  beberapa  pendapat  antara lain;  Bandi Delphie  yang menyatakan  bahwa anak berkebutuhan khusus membutuhkan pendidikan khusus  dan  pembelajaran individual  yang berbeda dengan anak normal.  Dan pendapat Mulyono Abdurahman yang menyatakan kesulitan belajar dan problematika pembelajaran anak berkebutuhan khusus  dapat diatasi  dengan model pembelajaran yang sesuai dengan  ketunaan siswa  dan memperkaya pembelajaran remedial. Dan pendapat  Ely Sukesih  yang menyatakan bahwa anak Autis dapat berkembang potensinya  dan mempunyai manfaat untuk  orang lain  dengan metode pembelajaran khusus yang disebut ABA (applied, behaviour, analysies).
        Sebaliknya penelitian ini  membantah pendapat  Mamah Siti Rahmah yang menyatakan bahwa pendidikan agama untuk anak berkebutuhan khusus berbasis kompetensi, dan secara umum mampu mengikuti pembelajaran agama bersama anak-anak normal  di sekolah  inklusi.  Penelitian ini justru  menunjukan tidak semua jenis  anak berkebutuhan khusus mampu mengikuti pembelajaran agama secara normal di sekolah inklusi.  Pembelajaran pendidikan agama Islam  yang adaptif dan  individual  di SLB masih menjadi alternatif  model  pembelajaran  yang  baik   untuk   anak berkebutuhan khusus yang memiliki banyak kelainan. 
         Sumber  utama  penelitian ini  yaitu   para siswa berkebutuhan khusus, para guru agama Islam   di SLB dan data-data yang terkait dengan pembelajaran yang diperoleh melalui observasi, interview, maupun studi dokumentasi di beberapa SLB antara lain: SLB Negeri 01 Jakarta,  SLB-A Pembina Tingkat Nasional, SLB Negeri 02 Jakarta dan YPAC Jakarta. Semua data yang diperoleh dikumpulkan lalu disusun secara sistematis sesuai alur subyek penelitian,  kemudian data diklasifikasi dan dianalisis secara komprehensif, disajikan secara diskriptif  dengan pendekatan kualitatif,  untuk diperoleh suatu kesimpulan sebagai temuan teori dalam penelitian.